Baby Chima

Lure kasting Baby Chima selama ini tidak pernah masuk perhitungan bahwa lure "biasa" ini bisa dipakai untuk kasting kakap putih (barramundi). Mereka yang memburu kakap putih biasanya akan langsung menggunakan model umpan popper macam Rapala Skitter Pop seri freshwater, Rapala Skitter Walk (seri freshwater), Rapala Deep Diver, Heddon Zara Puppy, Halco dan lain-lain. Baby Chima tidak pernah masuk hitungan dari daftar panjang lure penakluk kakap putih.

Baby Chima memang termasuk lure "biasa" saja. Baik dari segi kualitas, harga dan performance. Lure produksi China ini juga dilempar ke pasaran dengan kemasan yang biasa saja dan tanpa gembar-gembor seperti iklan lure-lure lainnya. Di Indonesia lure ini banyak diaplikasikan untuk kasting pacu. Pertimbangannya karena harga lure ini termasuk murah dibandingkan dengan lure kasting merk lain sehingga permancing tidak terlalu pusing jika misalnya lure ini terpaksa direlakan hilang karena gigitan gigi tajam bawal yang suka menghajar tali ataupun leader pancing kita.

Jika Anda kemudian berniat membeli Baby Chima untuk memburu barramundi, warna lure yang kuning atau keemasan (gold) sampai hati ini masih terbukti paling efektif. Pastikan ukuran lure minimal 7 cm agar mudah di kast dan juga cukup tangguh saat disambar barra. Tetapi ada sedikit yang mengganggu pada lure ini yakni saat kita kast, saat di udara lure ini cenderung melayang dengan gerakan yang kacau sehingga kadang tersangkut di tali atau leader bagian ujung. Tetapi untuk lure murah (harga sekitar 25-27k) ini wajar lah. Semoga gambaran ini bisa merubah pandangan kita terhadap lure ini karena lure "biasa" seperti Baby Chima ternyata bisa dipakai menaklukan barramundi!!!!




PERBEDAAN ANTARA MINNOW, PLUG, POPPER DAN LURE

Minnow, Plug, Popper dan Lure merupakan umpan buatan yang terbuat dari kayu maupun plastik yang digunakan untuk memancing. Berikut uraian mengenai keempat jenis umpan tersebut.

1. Minnow

Minnow adalah umpan buatan yang bahannya bisa terbuat dari kayu maupun plastik. Bentuknya menyerupai ikan. Pada bagian mulut ikan dibuat semacam lidah yang menjulur yang terbuat dari plat besi, biasa disebut lips atau bibir.
Dalam bibir juga terdapat kolongan sebagai tempat lider mono maupun karat (wire). Aksi minnow tergantung dibibirnya dan biasanya menyelam dengan gerakan meliak-liuk seperti ikan berenang. Penempatan kail biasanya di perut dan di ekor dengan menggunakan kail trable. Mania mancing memakai minnow biasanya untuk memancing trolling maupuu kasting.
Banyak mania mancing yang salah kaprah menamai minnow dengan sebutan nama Rapala, padahal Rapala adalah merk Minnow. Salah kaprah ini persis seperti orang jawa dahulu yang menyebut Sepeda motor dengan sebutan Honda.

2. Plug


Plug juga merupakan umpan buatan yang bahannya bisa terbuat dari kayu maupun plastik. Plug merupakan istilah lain daripada minnow namun ukuran plug biasanya lebih kecil. Dibagian muka terdapat bibir seperti minnow yang berfungsi sebagai pengikat lider maupun wire.

Aksi umpan itu ketika digunakan menyelam dibawah permukaan air dengan aksi meliak-liuk. Kail Biasanya ditengah atau di belakang dengan kail trible. Biasanya plug digunakan untuk mancing dengan cara kasting baik di sungai, danau maupun di waduk-waduk.

3. Popper

Popper adalah umpan buatan yang terbuat dari bahan dasar fiber atau kayu yang umumnya memiliki bentuk dan tipe dengan yang beragam. Ciri utama bagian mulutnya yang lebar dengan cekungan ke dalam. Kondisi mulut popper seperti inilah yang kemudian dapat menimbulkan aksi berupa percikan air dan bunyi pop...pop…pop… yang khas dari sebuah popper saat digunakan dengan cara disentak-sentakan dipermukaan air. Aksi popper diatas yang menyerupai ikan yang sedang sekarat itu ternyata mampu mengundang perhatian ikan untuk menyambar popper. Kail pada popper biasanya di pasang di bagian tengah maupun ekor dengan menggunakan kail trable.

4. Lure

Lure juga umpan buatan yang bentuknya menyerupai kepala cumi-cumi yang dipadu dengan rumbai-rumbai (skrit) sehingga ketika ditarik atau berjalan menyerupai cumi yang hidup. Bahkan biasanya kepala cumi buatan itu dari resin maupun campuran tertentu. Dibagian tengah biasanya ada lubangnya sebagai tempat lider dan kail.Umpan lure biasanya digunakan untuk mancing trolling. Penyebutan istilah lure di kalangan mania juga terjadi salah kaprah yaitu banyak orang yang menyebut lure dengan konahead. Padahal konahead adalah merek alat pancing.

TEKNIK MELAKUKAN TUNE-UP PADA POPPER


Sebagai langkah awal sebelum melakukan tune-up pada popper, sebaiknya sediakanlah air laut secukupnya dan tampung dalam wadahberupa ember atau yang lainnya sesuai dengan panjang popper. Kegunaan air laut ini hanya sebagai mediasi untuk mengetahui dn mengukur tingkat kestabilan dari popper yang akan di tune-up, dengan cara memasukkan / menjatuhkan popper kedalam air laut yang ada di wadah tersebut. Selanjutnya pastikan kedudukan popper dalam kondisi normal (layak pakai) dengan posisi tegak lurus sebatas leher popper, seperti pada gambar no.1 Namun bila kondisi popper seperti terlihat pada gambar nomor 1 da 3, berarti popper tidak normal dan harus dilakukan penyetelan ulang, dengan cara sebagai berikut:

Cara 1


Mengurangi / menambah berat popper type Chuger.


Apabila posisi kepala atau mulut popper berada di permukaan air (tenggelam) seperti pada gamba 2, penyetelan dilakukan dengan mengurangi atau menambah pemberat (stabilizer) dengan cara : potonglah kawat yang terdapat dibagian ekor, lalu keluarkan timahnya dan kurangi atau tambahkan beratnya. Bila telah usai rangkai kembali dengan menggnakan kawat stainless stell 1,4 mm.

Cara 2


Mengganti ukuran mata kail


Jika didapati stabilizer kurang beratnya, gunakanlah mata kail cabang tiga yang lebih besar ukurannya misalnya : bila semula menggunkan ukuran 03, cobalah ganti dengan npmor 05. begitu sebaliknya jika stabilizer terlalu berat, gantilah mata kail yang berukuran lebih kecil misalnya: semula ukuran 05, cobalah ganti dengan ukuran nomor 04.

Cara 3

Mengurangi mata kail

Jika stabilizer terlalu berat, lepaskanlah kail ynag berada dibagian dada/badan, gunakanlah hanya satu kail dibagian ekor saja. Khusus untuk popper type pensil, aksi yang baik adalah: pada saat popper ditarik dengan cepat posisi mulut popper kadang terangkat dari permukaan air, sedang bagian badannya berada dibawah permukaan. Karena itu percikan yang timbul saat popper menabrak jauh lebih kecil dibandingkan dengan type chuger. Sedang yang harus diperhatikan pada popper jenis pensil ialah, jika stabilizernya terlalu berat posisi mulut akan selalu dibawah permukaan air, namun jika terlalu ringan maka badan popper akan terangkat hingga ke permukaan.

Mengenal Jenis Mata Pada Kail

Sebelum kita pergi ketahap mengasah mata kail marilah kita tengok pada beberapa jenis mata yang terdapat pada kail iaitu:

1. Traditional Cutting Edge With Inside Barb


Mata dari jenis ini adalah yang paling biasa terdapat dipasaran dan banyak digunakan oleh pemancing. Reka bentuknya adalah yang terbaik sekali tetapi mata dari jenis ini memerlukan penjagaan dan perlu diasah selalu.

2. Traditional Cutting Edge with Conical Mechanical Sharpening- "Cone Cut"

Mata dari jenis ini adalah sangat berkesan bagi ikan yang mempunyai bibir yang tebal atau tulang pada mulut. "Cone tip" yang terdapat pada hujung mata amatlah tajam serta kuat sekali. Mata jenis ini perlu diasah selalu kerana ianya mudah tumpul.

3. Conical Point With Flat, Wedge Blade.


Satu mata yang baik terutamanya bagi ikan yang mempunyai mulut yang tidak begitu tebal .Mudah untuk diasah dan memerlukan sentakan untuk mencakuk ikan.

4. Conical Point "Ice Pick Style"

Satu mata yang baik terutamanya bagi ikan yang besar dan ganas yang mempunyai mulut yang tebal. Mata dari jenis ini sangat kuat dan tidak akan mudah membengkok. Senang untuk diasah dan perlu sedikit sentakan atau tegangan pada tali untuk mencakuk.

5. Turn in Barb & Point

Oleh sebab sudut yang membengkok, ia mempunyai satu daya mencakuk yang baik terutama pada ikan yang menyambar umpan. Perlu diasah selalu dan harganya sedikit mahal.

6. Multiple Bards

Mata dari jenis ini amat tidak sesuai sekali sekiranya digunakan untuk memancing secara biasa, Hanya digunakan untuk menunda atau "jigging" kerana mata dari jenis ini perlukan hentakan yang kuat untuk mata menembusi mulut. Amat susah untuk mengasah dan akan merosakan ikan sekiranya hendak mengamal tangkap dan lepas.

7. Beaked or Curved Point

Mata dari jenis ini adalah baik digunakan walau bagaimanapun ianya akan selalu membengkok pada matanya sekira dihentak dengan kuat. Mata dari jenis ini perlulah dijaga dan diperiksa selalu dan ditukar selepas digunakan beberapa kali. Sangat susah untuk mengasahnya dan perlu penjagaan rapi.






Peralatan Swivel

Peralatan Mancing Swivel


Baru-baru ini saya telah dijemput untuk memancing bersama dengan beberapa kenalan yang baru saya temui, semasa memancing salah seorang dari sahabat saya itu telah megarau masuk talinya yang telah berpintal. Tali pancingnya itu bagaikan 'mee gulung' dan terpaksa dipotong kerana talinya tidak dapat digunakan lagi. Beliau bertanyakan sebab apa ianya berlaku. Saya telah perhatikan bahawa masaalah utama terjadinya pintaran tersebut adalah kerana 'swivel' yang digunakanya tidak bersesuaian. Apabila saya bertanyakan beliau tentang cara pemilihan 'swivel' beliau menjawab " saya tenggok orang lain pakai saya pun pakai". Kerana jawapan beliau itu saya teringat zaman saya mula-mula memancing dulu. Ikut-ikut sampai hujung bak kata dalam askar. Oleh itu mai kita tenggok sikit tentang apa itu 'swivel'.


Satu lagi alat yang kerap digunakan oleh para pemancing adalah "swivel".
Ianya adalah satu alat yang diperbuat dari logam yang dapat berputar dengan bebas dengan tujuan mengelakkan tali pancing dari memintal (twist) semasa memancing.
Pintalan (twist) akan berlaku apabila pergerakan arus itu laju atau apabila kita menunda umpan yang disebabkan dari tindakan umpan seperti umpan tiruan ('lure') atau batu pemberat (sinker) yang bergerak didalam air atau permukaan air yang mengakibatkan geseran (friction). Seperti mana di bincangkan pada siri 'tali pancing' yang lepas, tali pancing mempunyai ketegangan dan apabila terdapat arus atau perjalanan pada tali pancing tersebut maka umpan mahupun batu pemberat (sinker) akan berputar dan ini akan menghasilkan pintalan (twist) yang akan meninggalkan ingatan (memory) pada tali. Jadi untuk megurangkan dari tali pancing dipintal maka kegunaan 'swivel' di syorkan.

Jenis-jenis 'Swivel'

Terdapat empat (4) jenis 'swivel' dipasaran yang digunakan oleh pemancing dimana setiap jenis mempunyai ciri-ciri yang tersendiri.

a. Barrel swivel
Ini adalah jenis yang paling popular digunakan oleh para pemancing. Terdapat 2 (dua) jenis bagi swivel jenis ini iaitu dari jenis lurus ("straight") dan dari jenis "twisted eye". Swivel jenis ini boleh didapati dalam warna kilauan (Chrome), loyang (brass) atau hitam. Jenis ini adalah murah, walau bagaimana pun ianya tidak begitu sesuai sekiranya digunakan untuk menunda (trolling) atau untuk bertarung dengan ikan yang berat dan besar. Ini disebabkan ianya mungkin lurus dipenjilidan (binding) disebabkan tekanan .
"Barrel Swivel " amat bersesuaian untuk kegunaan memancing dasar, "bottom" atau pun "casting" untuk ikan yang sederhana besarnya.

b. Ball bearing swivel
Jenis ini adalah yang paling kuat sekali dan amat bersesuaian untuk kegunaan bagi menunda (Trolling) dan memancing ikan yang besar dan ganas. Terdapat dalam 2 warna iaitu hitam dan kilauan (chrome). Harganya lebih kurang 3-4 kali ganda dari jenis 'barrel swivel'. Swivel ini mempunyai kacang kacang (ball bearing) didalamnya dan akan berputar dengan baik.

c. Chain swivel

Jenis ini adalah amat sesuai untuk menunda (trolling) dan mempunyai rangkaian 'barrel' untuk menentukan bahawa ia akan berputar apabila digunakan.
Swivel jenis ini boleh didapati dalam warna kilauan (Chrome), loyang (brass) atau hitam. Ianya tidak begitu sesuai digunakan untuk pancing dasar oleh sebab kemungkinan tali pancing terserat padanya .

d.Three-way swivel

Jenis ini adalah diperbuat dari loyang (brass) dan mempunyai 3 (tiga) simpulan yang diikat pada cincin pada jarak yang sama. Kegunaan simpulan ini adalah untuk memisahkan umpan dari batu pemberat . 'Swivel dari jenis ini amat lemah sekali dan selalunya tigak berputar yang mengakibatkan tali akan berbelit. Ianya selalu digunakan untuk memancing di dasar.

Pengunaan dan Penjagaan

Seperti setiap alat memancing, 'swivel' boleh mengakibatkan masaalah seperti ianya akan patah atau tidak berputar sebagaimana yang ia perlu dilakukan. Pengunaan 'swivel' yang murah serta tidak bersesuaian akan mengakibat kita kehilangan ikan yang diidamkan atau kerugian wang kerana tali pancing kita telah rosak. Tentukan kekuatan 'swivel' adalah lebih berat dari kekuatan tali pancing.
Penjagaan 'swivel' juga amat penting, selalu basuh 'swivel' dengan air bersih selepas memancing di laut. Terutamanya bagi 'swivel' dari jenis 'ball bearing'.
Tentukan ikatan tali pada 'swivel' berada pada cincin 'swivel' dan tidak membelit pada badannya kerana ini akan menghindarkan putaran 'swivel' tersebut.
Bagi saya, saya lebih suka mengunakan 'swivel' yang berwarna gelap untuk menghindarkan ikan menggigit atau menyambar 'swivel' yang berkilau .

Snap swivel

Selepas memahami kegunaan 'snap' serta 'swivel' kita boleh membelinya berasingan dan menyambungnya mengikut citarasa tersendiri atau kita boleh membelinya sebagai satu yang di panggil "Snap Swivel" Apa pun kegunaannya adalah sama yaitu menyambung tali utama pada taliperambut atau umpan tiruan serta menentukan bahawa tali tidak berbelit atau bersimpul semasa memancing.




Peralatan Snap

Peralatan Mancing Snap


Satu lagi alat yang agak penting semasa memancing adalah "Snap" dimana ianya digunakan sebagai perantaraan diantara tali perambut dengan tali utama, tali utama dengan umpan tiruan atau hanya sebagai tali keselamatan yang digunakan untuk mengikat joran kepada bot supaya joran tidak ditarik masuk kedalam air.
Terdapat berbagai jenis "Snap" di pasaran dan begitu juga "Swivel". Kedua - dua ini ada dijual berasingan atau dijual sebagai satu yang dipanggil "Snap Swivel". Mari kita cuba memahami apakah tujuan dan keggunaan alat-alat ini.

"Snap"

Ianya adalah diperbuat dari besi atau besi keluli. "Snap" berfungsi sebagai satu penyambung diantara tali utama dengan "Lure"atau umpan tiruan. Ianya disambung dari tali utama dengan ikatan (knot) kepada cincin(split ring) atau lengkoran besi yang terdapat pada "lure". ("line - tie loop of the lure").

Kebanyakan "Lure" atau umpan tiruan seperti sesudu (Spoon) dan "Plugs" tidak memerlukan "swivel". Umpan tiruanan dari jenis ini akan lebih berfungsi sekiranya disambung dengan "snap" sahaja.
Kelebihan penggunaan "snap" pada umpan tiruan yang disebut tadi adalah :

a.

Ia akan lebih memudahkan perjalanan dan aksi umpan tiruan tersebut; dan

b.

Ia adalah untuk kesenangan pada pemancing untuk mengganti umpan tiruan tanpa selalu mengikatnya ( change lure without having to retie the knot) terutama sekali apabila kita menggunakan tali utama yang halus..

Walau bagaimana pun, sekiranya anda ingin menunda (trolling) atau menggunakan umpan tiruan (lure) yang berpusing (spin) atau bergolek (roll), maka disyurkan menggunakan "snap swivel" supaya tali utama tidak berpintai.

Sungguhpun kegunaan "snap" adalah untuk kesenangan pemancing, tetapi sekiranya "snap"itu dari kualiti /mutu yang rendah atau yang terlalu kecil size yang digunakan, ia akan mendatangkan keburukan. Kita mesti tahu bahawa "snap" adalah perantaraan antara tali utama, umpan tiruan (lure) dan ikan. Sekiranya kualitinya rendah atau ianya terlalu kecil maka ia akan senang terbuka dan ikan akan terlepas.
Buat masa sekarang, terdapat banyak jenama dan juga jenis "snap". Untuk memilih "snap" yang sesuai, ia adalah berpandu kepada kekuatan "snap" untuk membuka. Contoh, sekiranya, kita menggunakan tali utama seberat 30 lb dan "snap" yang berkekuatan 15 lb, maka apabila kita bertarung dengan ikan yang besar, kemungkinan sebelum tali utama itu putus, "snap" akan lebih awal lagi terbuka. Maka terlepaslah ikan yang besar tadi. Oleh itu, amatlah penting sekali, untuk membuat pemilihan, ketahuilah kekuatan "snap" samaada ianya sama atau lebih dari kekuatan tali utama. Sekiranya kekuatan "snap" tidak tertulis pada label, anda boleh membuat ujian tersendiri. Ini boleh dilakukan dengan menarik "snap" dengan penimbang sehingga "snap" itu terbuka.

Kekuatan dan kesenangan apabila digunakan adalah fungsi utama pada setiap "snap". Jadi cara ia mengunci (lock) adalah amat penting sekali.

Jenis-Jenis Snap

Terdapat beberapa jenis "snap" yang dijual dipasaran untuk pemancing dan saya akan cuba mengupas kebaikan serta kegunaanya yang bersesuaian.

Safety "Snap"

Jenis ini adalah yang paling popular sekali digunakan oleh para pemancing.
Jenis ini sesuai digunakan di kawasaan air tawar dan di tepi pantai. Ianya amat digemari oleh para pemancing yang suka memancing ikan haruan. Ini adalah kerana pin nya yang lurus dan senang untuk mencucuk mulut katak. Walaubagaimanapun jenis ini tidak mempunyai sifat mengunci kerana pinnya hanya disendat pada longkang pengunci. Jenis ini adalah yang paling lemah sekali berbanding dengan jenis yang lain. Ianya tidak sesuai untuk ikan besar yang ganas.

Interlock "Snap"

Jenis ini juga amat popular di kalangan para pemancing. Jenis ini amat sesuai digunakan untuk kawasaan air tawar serta memancing di tepi pantai. Ianya amat popular di kalangan pemancing yangmenggunakan umpan turuan (lure). Ini adalah kerana "snap" jenis ini mempunyai daya ketahanan yang agak kuat. Kekuatannya adalah kerana tangkalnya dikunci melepasi bibir "snap" dan harganya juga amat berpatutan.

Duolock"Snap"

Jenis ini adalah yang terkuat sekiranya digunakan untuk memancing di kawasaan air tawar serta ianya amat sesuai untuk kawasaan tepian pantai. Ianya amat baik sekali sekiranya digunakan bagi sambungan kepada umpan tiruan (lure). Ia mempunyai 2 (dua) tempat untuk membuka dan mengunci, dimana ianya dapat diubah mengikut kegunaannya serta sesuka citarasa pemancing. Ia juga tidak begitu mahal harganya serta dapat menahan tekanan yang kuat. "Snap" jenis ini boleh didapati dalam kategori "light" ke "medium duty".

Crosslock"Snap"

"Snap" jenis ini agak kuat dan sesuai untuk kegunaan di laut. Ia juga mempunyai 2 (dua) tempat untuk membuka dan mengunci dimana ianya boleh diubah mengikut citarasa pemancing. Harganya agak mahal sedikit tetapi ia mempunyai daya ketahanan yang kuat serta boleh dipercayai. Jenis ini juga boleh didapati dalam kategori "light hingga heavy duty". Ianya amat sesuai untuk kegunaan dilaut serta kawasaan air tawar.

Coastlock "Snap"

Jenis ini diperbuat khusus untuk digunakan dilaut dan hanya mempunyai satu kunci dan pembuka. Ianya adalah yang paling popular digunakan oleh pemancing. Ia mempunyai daya ketahanan yang kuat serta digunakan untuk "Big Game". Harganya agak tinggi sedikit walau bagaimana pun ia menepati kegunaannya. Selalunya dijual mengikut berat tekanan diantara 20 lb ke 400 lb.

Mcmahon "Snap"

Jika dibuat perbandingan, "snap" jenis ini adalah yang terkuat sekali di antara kesemua "snap" yang terdapat dipasaran. Ianya amat popular digunakan untuk kegunaan "heavy duty". "Snap" ini juga amat digemari oleh pemancing yang selalu memancing "Big Game' kerana ianya amat sesuai sekiranya digunakan dilaut. Ianya juga boleh digunakan ketika menunda dengan menggunakan samada umpan tiruan atau umpan hidup. Harganya mahal dan dijual dengan kiraan tekanaan diantara 20 lb hingga 1000 lb.

Warna "Snap"

Terdapat tiga jenis warna pada "snap" yang dijual di pasaran. Warna-warna yang terdapat adalah dari warna hitam, emas dan perak.
Banyak soalan telah dikemukakan kepada saya tentang apa bezanya warna yang terdapat pada "snap" dan adakah ia memainkan apa-apa fungsi? Bagi saya jawapan nya adalah "Ya".
Warna hitam adalah warna yang paling selamat sekali untuk digunakan kerana terdapat ikan dilaut serta sungai yang tertarik pada kilauan warna emas dan perak. Sekiranya anda mengunakan warna-warna ini, ada kemungkinan ikan akan menyambar pada "snap" dan sekiranya nasib tidak baik, tali utama akan terkena gigi ikan tersebut dan "snap" akan terputus.

Seperti apa yang telah saya katakan "Snap" ada dijual berasingan atau dicantum sekali dengan "swivel", terpulang kepada anda untuk membuat pilihan samada untuk membelinya secara berasingan atau sebaliknya. Ini adalah kerana ada ketikanya "snap" dan "swivel" tidak bersesuaian dengan kehendak dan kegunaan masing-masing. Jika anda memilih untuk membeli secara berasingan, bukannya susah untuk anda membuat cantuman menggikut kehendak serta citarasa tersendiri.
Tunggu saya pada siri yang akan datang dimana saya akan memberi penerangan mengenai "swivel" pula.





Cara Memancing Ikan Tenggiri

Selasa, 02 Juni 2009

Cara-Cara Memancing Ikan Tengiri

Penggunaan set medium heavy dengan mainline 10lb ke 25lb yang tidak berwarna sepanjang melebihi 200 mtr. perambut pula dari jenis flourocarbon 20lb panjang 2 mtr dengan coated steelwire 20lb panjang 6" menggunakan hook 2/0 dan 3/0.



Ikan tenggiri jenis batang


Arus mati.

Belon atau pelampung yang sesuai adalah digalakkan untuk mengelakkan umpan berbelit dengan pancing lain. Jarak umpan dengan belon paling kurang 4 mtr. Lagi panjang lagi bagus. Lepaskan umpan dalam jarak melebihi 30 mtr dari bot. Ikan hidup seperti selar dan kembong hendaklah dicangkut dalam keadaan kepala mengarah ke hadapan.

Arus perlahan.

Penggunaan teknik floating tanpa ladung atau belon. tetapi umpan ikan hidup hendaklah dicangkut dalam keadaan kepala menghadap bot. kalau menggunakan multiflier reel, bolehlah ikat perambut steelwire direct kepada mainline dengan ikatan albright dengan safety knot dihujung.

Arus deras.

Penggunaan teknik mid water dengan batu ladung bersaiz 2 atau 3. batu ladung dimasukkan kedalam mainline. setelah lepaskan ikan hidup ladung hendaklah dipegang. hulurkan tali sepanjang 10 mtr baru ikatkan getah gelung pada mainline untuk jadikan stopper ladung. lepaskan sepanjang 30 mtr dari bot.
Untuk pancingan malam pula perambut 50lb digunakan manakala steelwire 50lb pula hendaklah sepanjang 1 kaki. sekiranya bulan gelap cara pancingannya pula berbeza kerana tenggiri hanya akan makan dibawah bayangan cahaya lampu bot. bottom fishing tetapi dinaikkan sebanyak 8 mte. teknik seperti siang boleh digunakan sekiranya bulan terang.

Hook Up:

hook up hendaklah dibuat dengan kuat beberapa kali supaya mata yang disangkut pada umpan hidup boleh tanggal dan menyangkut pula pada rahang ikan tenggiri. sekiranya ini tidak diambil berat kita akan kehilangan tenggiri tersebut kerana rabut.
inilah serba sedikit yang boleh kawan berikan sebagai info pada kenkawan semua.
kalau dilayan dengan slow dan smooth species ini mudah menyerah tapi kalau ditarik dan dikarau ganas ia akan lebih ganas dan lambat menyerah. peratus putus sangat besar. penggunaan light set dengan mainline 10lb adalah sangat berkesan untuk menawan species ini tetapi ia akan mengganggu kekawan lain kerana memakan masa yang lama. kalau medium heavy makan masa 5 minit, light set pula 7 minit.

Tentang keadah pancingan tenggiri, kita perlu tahu yang paling mustahak ialah spot.

spot 1: Spot karang yang mana tenggiri nya telalu banyak hinggakan kalau dihulur apa saja yang bergerak akan dimakan seperti dilatuna sarawak.

spot 2: merupakan karang yang sempit yang memang banyak tenggiri menghuni disini dimana ramai nelayan pancing menjadi penunggu tetap disini seperti karang ngah. mereka hanya memancing tenggiri sahaja dengan mendapat hasil yang mencapai 40 hingga 50 ekor sehari.

spot 3: spot yang ada tenggiri tetapi tidak menjadi lubuk nelayan kerana kalau ditunggu pun hasil nya tak seberapa. seperti didalam unjam laut.

spot 4: spot yang karang nya sangat luas. dimana kita perlu bergantung pada nasib untuk dapatkan species tenggiri.

spot 5: spot yang tiada rekod hasilkan tenggiri tetapi saja2 mencuba tetapi kadang kala dapat juga.

keadah untuk spot 1:
semua keadaah sesuai digunakan tetapi sekiranya untuk dapat hasil yang banyak pakailah perambut steelwire kasar dengan teknik bottom. bila kena saja rentaplah terus naikan keatas bot. sekiranya nak kan keseronokan pancing kawan syorkan pakailah light set dengan mainline 10lb, perambut steel wire 20lb dan hook 2/0 cutting point.

keadah spot 2:
memandangkan puluhan nelayan menunggu tempat ini sehari hari jadi tenggiri disini sudah kenal benda asing yang dihulurkan pada mereka. line berwarna atau braided, steewire hitam, kekili besar, umpan mati serta benda asing seperti getah, manik danperambut kasar merupakan benda2 yang perlu dielakkan. sehinggakan nelayan yang kita tahu terkenal dengan koyan dengan tangsi hingga ratus lb hanya menggunakan perambut 15lb sahaja disini. melainkan dikala permulaan species ini masuk ke sini setelah berbulan laut bergelora. ketika itu keadahnya sama dengan spot 1.

keadah spot 3:
dispot ini bolehlah kita gunakan teknik spinner atau sesudu juga casting rapalla. kalau nak gunakan keadaah floating dan mid water juga boleh. tenggiri disini tidak peka pada perambut atau benda2 asing kerana sesekali sahaja mereka diumpan dengan benda asing.

keadah spot 4:
disini trolling amat berkesan. keadah lain boleh digunakan tetapi peratusan hasilnya sangat kecil dibandingkan dengan keadaah trolling.

keadah spot 5:
disini kita hanya perlu tajul satu set untuk tenggiri denga keadah floating disamping pancing bottom untuk species lain. kita tidak perlu berharap pada tenggiri lebihkan tumpuan pada species lain. sekiranya ada rezeki dapatlah seekor dua.

Perhatian:
species tenggiri tidak memilih arus. kalau arus laju tapi faktor lain baik ia akan makan dan sebaliknya walaupun arus baik tetapi faktor lain tidak baik alamat melangutlah joran kita.

Faktor2 tenggiri aktif.
1.cuaca baik setelah habis monsoon. tidak kira arus.(karang)
2.cuaca baik air jernih(biru kehitaman) tidak kira arus.(karang)
3.cuaca tidak baik tapi arus baik.(unjam)

Teknik rentapan untuk pancingan tenggiri pula ada beberapa teknik yang berkesan sesuai dengan set pancing dan keadah pancing yang kita gunakan.

1. penggunaan light set medium fast action rod mainline 10 ke 15lb keadah hanyut dengan umpan hidup. sebelum pancingan dimulakan pastikan dulu tension drag pada tekanan 80% dari kekuatan mainline. semasa umpan diturunkan hendaklah perhatikan kelajuan pergerakan renangan umpan sekiranya kelajuan pergerakan maintain teruskan dengan tension dalam keadaan off(free) sekiranya ada rasa macam kelajuan renangan umpan bertambah dengan drastik, jangan lengah terus saja sentap dengan kuat beberapa kali kerana umpan anda sudah dimakan. semasa sentapan dibuat pastikan tension drag masih dalam keadaan free. on kan drag bila saja mangsa membuat larian laju. biarkan tension dalam keadaan 80% kekuatan line supaya mangsa cepat pancit.
sentapan untuk light set perlu sekuat hati kerana rod yang lembut. daging umpan yang fresh masih liat jadi perlukan kekuatan untuk koyakkan daging umpan supaya mata kena pada mangsa.
bila ikan tidak makan semasa umpan turun, on kan drag dan parkinglah dekat holder. sekiranya umpan dientap, kekuatan drag tadi akan buatkan hook kena kat mulut mangsa tetapi sekiranya kita lambat buat hook up, umpan akan diludah dengan mudah sahaja kerana hook hanya melukai mangsa tapi belum melepasi duri pandan. sentapan hendaklah dilakukan dalam keadaan rod masih melengkung kerana dimasa itu memori pada rod dan line sudah sampai tahap maksima. dengan cara ini hook akan menembusi daging pada mulut mangsa.

2. Penggunaan medium heavy set, mainline 25lb ke 30lb pula sangat senang tetapi perlukan kepantasan kerana memori kelengkungan rod hanya sedikit dibandingkan dengan light rod. setkan tension drag sama dengan cara tadi dengan ketegangan 80% kekuatan mainline. bila saja ada rentapan dari mangsa rod hendaklah disentap dengan kuat dan cepat. jangan pula bila rod ditarik ikan, tension nak ketatkan, tali ikatan nak dibuka terlebih dahulu barulah nak buat hook up . alamatnya putih mata. hook up terlebih dahulu sebelum buat lain perkara barulah peratus untuk dapatkan mangsa lebih besar.




Tips Mancing Mania

komodo-2

me-13kg-baracuda

dsc00293b

dscn1217


Tip - Tip Mancing

Beberapa hal dalam memancing yang perlu kita pelajari dan sebisanya kita terapkan agar sewaktu dalam kegiatan memancing tersebut kita mendapatkan suatu kepuasan yang maksimal dari aktivitas memancing tersebut. Diantaranya adalah sebagai berikut :

Beberapa hal dalam memancing yang perlu kita pelajari dan sebisanya kita terapkan agar sewaktu dalam kegiatan memancing tersebut kita mendapatkan suatu kepuasan yang maksimal dari aktivitas memancing tersebut. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Usahakan membawa beberapa ukuran mata kail
2. Jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi misalnya tidak adanya sambaran ikan besar terhadap umpan ubahlah mata kail ke ukuran yang lebih kecil. Mendapatkan ikan kecil lebih baik disbanding pulang tampa membawa ikan
3. Jika menggunakan lebih dari satu set pancing usahakan menggunakan umpan yang berbeda
4. Memancing bersama rekan pancing lainnya lebih baik daripada mincing sendiri,apabila rekan mu menggunakan teknik atau gaya memancing berbeda dan ia mendapatkan strike yang pertama janganlah malu untuk menerapkan teknik atau gaya memancing sepertinya
5. Usahakan mengetahui apa ikan targetmu, ini akan menghindarkanmu dari hal membuang waktu percuma
6. Apabila akan melakukan trip memancing biasakan mempersiapkan segala alat pancing dirumah
7. Selalu mempertajam pisau pengiris umpan mu, jangan sampai waktu ingin digunakan pisau tersebut tidak bekerja dengan baik
8. Mata kail berukuran kecil bisa mendapatkan ikan besar, mata kail besar belum tentu bisa mendapatkan ikan kecil
9. Saat terbaik memancing ialah saat naiknya air pasang/kalau disungai saat air surut (dangkal)
10. Sebelum melakukan trip memancing ketahuilah prakiraan cuaca,pasang surut air dan hal-hal lain yang berhubungan dengan alam
11. Jika kamu melihat kawanan burung dilaut yang sedang menyambar ikan-ikan kecil dipermukaan maka hentikanlah kapal dan lemparan umpanmu disekitar burung tersebut, karena biasanya dibawahnya ada ikan pelagis ataupun ikan tongkol yang juga sedang memangsa ikan-ikan kecil yang ada dipermukaan tersebut
12. Dua jam sebelum dan setelah mata hari terbenam dan dua jam sebelum dan setelah mata hari terbit adalah masa paling pruduktif untuk memancing
13. Apabila melakukan trip memancing beritahulah keluargamu bahwa kamu akan melakukan trip memancing dan selalu bawalah hp yang baterainya terisi penuh
14. Jika memacing disungai hendaklah jangan pergi sendiri karena kalau terjadi apa-apa dengan perahu atau anda tercebur ke sungai atau anda memancing didaerah yang masih alami dan banya kbuaya ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
15. Jika ombak tinggi dan angina laut kencang janganlah pergi memancing terlalu jauh ketengah laut
16. Cobala memancing dengan teknik popping apabila memancing di karang
17. Ada satu pendapat mengatakan bahwa 90% adalah ikan yang ada diarea pemancingan dan 10% nya adalah teknik pemancing tersebut
18. Jika kamu tidak mengenal spot pemancingan yang akan kamu datangi, carilah orang yang biasa memancing di spot tersebut dan mintalah nasehat ataupun pengetahuan tentang spot tersebut
19. Selau menyimpan ikan setelah kamu mendapatkannya, itu akan membuat kodisi ikan tetap terjaga
20. Ketahuilah pikiran ikan. Ikan mempunyai 3 pikiran, makan, berenang dan kawin.Maka kita harus mengetahui kapan mereka makan, bagaimana mereka berenang dan kapan mereka kawin
21. Lumba-lumba adalah sahabat, jika mereka sedang mengikuti kapal atau perahu kita hendaklah melemparkan ikan kecil ataupun udang pada mereka


1. KENUR / KENUR UTAMA / TALI PANCING (Line)

* Wonofilamen, Multifilamen serta Multi core filamen dibenarkan untuk digunakan sebagai kenur utama.
* Ukuran kenur yang diperbolehkan terbagi menjadi 1 1 kelas, yaitu : 1 kg (2 lbs) ; 2 kg (4 lbs) ; 3 kg (6 lbs) ; 4 kg (8 lbs) ; 6 kg (12 lbs) ; 8 kg (16 lbs) ; 10 kg (20 lbs) ; 15 kg (30 lbs) ; 24 kg (50 lbs); 37 kg (80 lbs) ; dan 60 kg (130 lbs).
* Dilarang menggunakan kawat atau kabel logam sebagai kenur utama.


2. PENGGANJAL KENUR (Line backing)

* Ganjal yang tidak disambungkan langsung ke kenur utama diizinkan pemakaiannya tanpa pembatasan ukuran maupun bahannya.
* Bila pengganjal mempergunakan kenur yang kemudian disambungkan dengan kenur utama, maka klasifikasi hasil pancingan ditentukan berdasarkan kenur yang mempunyai kelas kenur yang paling besar. Ukurannya tidak boleh melebihi kelas 60 kg (130 pon) serta harus dari jenis kenur yang diperbolehkan dalam ketentuan ini.


3. TALI GANDA (Double line)

Penggunaan tali ganda tidak diharuskan, namun apabila digunakan harus memenuhi persyaratan berikut :

* Tali ganda hanya diizinkan dibuat langsung dari kenur utama yang dipergunakan untuk mancing.
* Panjang tali ganda diukur mulai dari awal simpul (knot), anyaman (braid), pilinan (splice) yang membuat tali ganda tersebut hingga keujung peralatan yang disambungkan dengan tali ganda itu berupa simpul, peniti (snap), kili-kili (swivel) atau alat lain yang berfungsi untuk menghubungkan tali ganda dengan tali pandu ; umpan liruan (lure) ; atau kail (hook).
* Ukuran tali ganda untuk mancing dilaut :
* Untuk kelas kenur 10 kg (20 pon) dan kelas-kelas dibawahnya, panjang maksimum yang diizinkan adalah 4,57 meter (15 kaki). Kombinasi panjang tali ganda dengan tali pandu (leader) tidak bolch lebih dari 6,10 meter (20 kaki).
* Untuk kelas-kelas kenur,diatas 10 kg (20 pon), panjang tali ganda dibatasi maksimum 9,14 meter (30 kaki). Kombinasi panjang tali ganda dan tali pandu tidak boleh melebihi 12,19 meter. (40 kali).
* Panjang tali ganda untuk mancing di air tawar, maksimum 1,82 meter (6 kaki) tanpa membedakan kelas kenur. Kombinasi panjang tali ganda dan tali pandu tidak boleh lebih dari 3,04 meter (10 kaki)

Contoh cara mengukur panjang tali ganda dan tali ganda yang dikombinasikan dengan tali pandu. Angka yang tertera adalah panjang maksimum yang dizinkan untuk kelas kenur 10 kg ke bawah.

4. TALI PANDU (Leader)

Penggunaan tali pandu tidak diharuskan, namun apabila digunakan harus memenuhi persyaratan benkut :

* Ukuran panjang tali pandu adalah panjang keseluruhan tali pandu itu sendiri, ditambah dengan panjang peralatan lain yang tersambung langsung dengan tali pandu tersebut, misalnya rangkaian kail, umpan tiruan dan sebagainya.
* Tali pandu harus tersambung dengan kenur utama atau tali ganda melalui simpul sambungan (knot), peniti (snap), kili-kili (swivel), atau dengan alat lain yang memang berfungsi untuk keperluan tersebut.
* Alat berbentuk apapun yang dapat membantu mempermudah memegang tali pandu (holding device) tidak boleh dipasang pada tali pandu.
* Tidak diadakan pembatasan mengenai bahan dan kekuatan tali pandu.
* Ukuran tali pandu untuk mancing di laut :
* Untuk kelas kenur 10 kg (20 pon) dan kelas-kelas di bawahnya, panjang maksimum yang diizinkan adalah 4m57 meter (15 kaki). Kombinasi panjang tali ganda dan tali pandu tidak boleh lebih dari 6,10 meter (20 kaki).
* Untuk kelas-kelas kenur diatas 10 kg (20 pon), panjang tali pandu dibatasi maksimum hingga 9,14 meter (30 kaki). Kombinasi panjang tali ganda dan tali pandu tidak boleh lebih dari 12,19 meter (40 kaki).
* Panjang tali pandu untuk mancing di air tawar maksimum 1,82 meter (6 kaki), tanpa membedakan kelas kenur. Kombinasi panjang tali pandu dan tali ganda tidak boleh lebih dari 3,04 meter (10 kaki)

Sebuah contoh cara mengukur tali panda dan tali ganda dengan memakai umpan tiruan.
Ukuran tertera untuk mancing air tawar.

5. JORAN (Rod)

* Joran harus sesuai dan serasi dengan tujuan etika serta kelaziman mancing. Berbagai bentuk dan ukuran joran boleh. digunakan, tetapi joran yang dapat memberikan keuntungan secara tidak jujur akan didiskwalifikasi. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menghindari penggunaan joran yang tidak konvensionil atau tidak semestinya dipakai.
* Panjang tangkai joran (rod tip) minimum 101,60 cm (40 inci). Panjang gagang joran (rod butt) maksimum 68,58 cm (27 inci).
* Pengukuran harus dilakukan mulai dari titik dimana garis tengah penggulung bertemu dengan batang joran sampai keujung yang diukur. Pengukuran joran bergagang bengkok (curve butt) dilakukan secara lurus.
* Ketentuan ukuran ini tidak berlaku bagi joran untuk mancing dari pantai (Surf Casting Rod) yang memang mempunyai karakteristik tersendiri.



6. PENGGULUNG / PENGGULUNG KENUR (Red)

* Penggulung kenur harus sesuai dan serasi dengan tujuan etika serta kelaziman mancing.
* Penggulung dari jenis apapun yang digerakkan dengan daya listrik, motor, hidraulik, pegas, dan sebagainya yang bukan diputar dengan tangan- dilarang dipergunakan.
* Penggulung yang menggunakan engkol bergigi pengunci (ratched handle), dan yang bisa diputar dengan dua tangan secara bersamaan dilarang dipergunakan.


7. KAIL DENGAN UMPAN ALAMI (Hooks for Bait Fishing)

* Mancing dengan memakai umpan alami baik hidup maupun mati, hanya diperbolehkan dengan menggunakan paling banyak dua buah kail tunggal yang tertanam atau dipasang secara mantap pada umpan.
* Jarak antara dua mata kail tidak boleh lebih pendek dari panjang kail yang terpanjang. Pengecualian hanya apabila salah satu kail dimasukkan kedalam mata kail lainnya. Jarak terjauh dua mata kail maksimum 45,72 cm (18 inci).
* Kail tidak diperkenankan menjulur keluar dari umpan dan atau dipasang sehingga dapat berayun bebas. Kail berujung ganda dua atau tiga dilarang dipergunakan.
* d) Suatu rangkaian yang terdiri dari dua kail tunggal dibenarkan untuk mancing ikan dasar (bottom fishing) asalkan kedua kail tersebut dipasang pada tali pandu atau simpul gantung (dropper) yang berbeda. Kedua kail harus tertanam mantap pada umpan dan mempunyai jarak yang cukup agar pada saat ikan terpancing oleh salah satu kail tidak sampai terkait oleh kail lainnya.
* Semua pengajuan untuk mendapatkan pengakuan rekor atas ikan yang dipancing dengan rangkaian dua kail harus dilengkapi dengan foto atau gambar / sketsa yang menunjukkan bagaimana kedua kail tersebut dirangkai.


8. KAIL DENGAN UMPAN TIRUAN (Hooks for Lures)

* Bila menggunakan umpan tiruan dari jenis yang mempunyai jumbai atau bisa berlenggok, misalnya cumi tiruan (konehead), kail yang boleh disambungkan pada kenur atau tali pandu jumlahnya maksimum dua buah. Kail berujung banyak dilarang dipergunakan untuk jenis umpan semacam ini. Jarak antara kedua mata kail tidak boleh lebih pendek dari panjang kail yang terpanjang kecuali apabila salah satu kail dimasukkan kedalam mata kail yang lain. Jarak terjauh antara dua mata kail maksimum 30,48 cm (12 inci). Kail yang didepan (leading hook) seluruhnya harus berada didalam jumbai dan kail yang mengayun (trailing hook ) dilarang menjulur keluar lebih dari ukuran panjang kail itu sendiri. Apabila hanya menggunakan sebuah kail, sebagian atau seluruh kail harus berada didalam jumbai.
* Kail berujung ganda dua atau tiga boleh dipergunakan jika terpasang pada umpan tiruan yang berbentuk kaku dan memang dirancang oleh pabrik pembuatnya khusus menggunakan kail semacam itu, misalnya pada umpan tiruan berbentuk ikan (minnows lure). Jumlah kail yang terpasang paling banyak tiga buah, boleh berupa kail tunggal, kail berujung ganda dua atau tiga, atau kombinasi diantara ketiganya, namun setiap kail harus bisa bergerak secara bebas.
* cSemua pengajuan untuk mendapatkan pengakuan rekor atas ikan yang dipancing dengan menggunakan umpan tiruan harus disertai foto atau gambar/sketsa yang menunjukkan. dengan jelas jenis kail, jumlah kail, dan letak kail yang terpasang.


9. PERALATAN LAINNYA

a) KURSI AJAR (Fighting Chair)
Kursi ajar tidak boleh dilengkapi dengan alat penggerak mekanis yang dapat membantu mempermudah pemancing sewaktu mengajar ikan.
b) PENAHAN JORAN (Gimbals)
Penahan joran, baik yang berada di kursi ajar maupun yang terpasang di sabuk ajar (rod belt), harus bisa bergerak secara bebas, termasuk yang bisa bergerak secara vertikal. Semua jenis penahan joran yang dapat mengurangi perlawanan ikan atau memungkinkan pemancing dapit beristirahat selagi mengajar ikan, dilarang dipergunakan.
c) GANCO DAN JARING SESER (Gaffs and Nets)
Hanya kait tunggal yang dibenarkan digunakan sebagai ganco. Harpun atau tombak bertali dilarang dipergunakan. Ganco dan jaring seser yang dipergunakan untuk mengangkat ikan ke perahu atau ke darat panjang keseluruhahanya maksimum 2,43 meter (8 kaki). Tetapi untuk mancing di jembatan, dermaga, atau ditempat yang letaknya jauh dari permukaan air, ketentuan tentang ukuran panjang ganco dan jaring seser boleh tidak diberlakukan. Ganco bergagang (fixed gaffi) yang diberi tambahan tali, atau ganco bertali (flying gaffii), panjang tali yang diizinkan maksimum 9,14 meter (30 kaki). Pengukuran untuk panjang tali dari ganco lepas bertali dimulai dari tempat dimana tali diikatkan sampai keujung tali lainnya. Hanya panjang efektif yang diperhitungkan.
d) PELAMPUNG / KUMBUL (Float)
Pelampung yang diizinkan yaitu kumbul kecil yang hanya berfungsi untuk menetapkan posisi kedalaman umpan. Segala macam bentuk pelampung yang dapat mengurangi perlawanan ikan yang terpancing dilarang dipergunakan.
e) JALA / JARING / ALAT PENJERAT (Entangling Device)
Semua alat yang dapat menjerat ikan, baik dengan maupun tanpa kail dilarang digunakan selama mancing. Termasuk dalam larangan ini adalah penggunaan untuk mencari ikan yang akan digunakan sebagai umpan (baiting).
f) TIANG PENGHELA (Outrigger), BANDUL PENGHELA (Dowrigger) dan LAYANG - LAYANG (Kite)
Tiang penghela. bandul penghela, dan layang-layang boleh dipergunakan asalkan hubungan kenur utama dengan alat-alat tersebut dilakukan melalui alat penjepit yang bisa terlepas (snap/release clip). Tali ganda dan tali pandu tidak boleh dihubungkan dengan. alat penjepit, baik secara langsung maupun melalui suatu alat lain lagi.
g) TALIPENGAMAN(SafetyLine)
Tali pengaman boleh dihubungkan ke joran asalkan tidak berfungsi untuk membantu pemancing mengajar ikan.

Cara Mengikat Tackle

Ini adalah satu simpul yang khas digunakan untuk mengikat satu tackle dengan satu ikatan kembar. Ini adalah satu simpul yang khas Mengikat Digunakan untuk mengatasi satu dengan satu ikatan kembar.

1 . 1. Masukkan tali melalui lubang tackle. Masukkan tali melalui lubang ditangani.

2 . 2. Putar separuh penghujung satu pusingan, letakkan satu pintalan yang tunggal antara berakhirnya gelung dan lubang tackle. Separuh penghujung putar satu pusingan, letakkan satu pintal


Rapala Knot

This is an excellent line to lure connection that allows for good action on retrieval. Ini adalah garis yang sangat baik untuk memikat koneksi yang memungkinkan untuk pengambilan tindakan yang baik.


1. 1. First, tie an overhand knot, leaving five inches of line with which to complete the knot, then pass the tag end through the lure's line-tie ring. Pertama, dasi sebuah tinju simpul, meninggalkan lima inci sejalan dengan yang untuk menyelesaikan simpul, kemudian lulus tag akhir melalui daya tarik dasi garis-cincin.


2. 2. Next, pass the tag end back through the overhand knot. Selanjutnya, lulus akhir tag kembali melalui simpul tinju.


3. 3. Then wind the tag end three times around the standing part of the line. Kemudian angin akhir tag tiga kali di sekeliling berdiri bagian dari baris.


4. 4. Pass the tag end back through the overhand knot. Pass akhir tag kembali melalui simpul tinju.


Hook umpan praktis gurita



Following are several display technique picture install octopus to bait a hook refer picture. Berikut ini adalah beberapa teknik menampilkan gambar menginstal gurita untuk umpan kail merujuk gambar.

Install eye to fresh an octopus nor life. Install mata gurita segar maupun hidup.

Way bait use octopus head slice way octopus body by lengthwise. Cara umpan menggunakan kepala gurita cara mengiris tubuh dengan gurita memanjang.

Way altenatif make octopus content as fry. Cara altenatif membuat konten sebagai gurita goreng.

Tuesday, January 09, 2007 Selasa, January 09, 2007

Tip Pasang Umpan Tip Pasang Umpan



SIMPULAN ini sesuai digunakan untuk mengikat umpan sama ada hirisan sotong ataupun keratan ikan dalam keadaan air yang berarus tidak kira di laut ataupun sungai. SIMPULAN ini sesuai Digunakan untuk Mengikat umpan hirisan sotong sama ada keratan ikan ataupun udara yang dalam keadaan tidak berarus kira di laut ataupun sungai.

1. 1. Umpan yang dipotong dimasukkan menerusi mata kail namun kaedah ini ada keburukan sekiranya menggunakan umpan yang lembut kerana ia berkemungkinan akan dimakan ikan yang tidak dikehendaki ataupun bersaiz lebih kecil. Umpan yang dipotong dimasukkan menerusi Kail mata namun kaedah ini ada keburukan yang sekiranya Menggunakan umpan lembut kerana ia berkemungkinan akan dimakan ikan yang tidak dikehendaki ataupun bersaiz lebih kecil.

2. 2. Bagaimanapun, umpan akan lebih selamat jika dimasukkan menerusi tali pancing terutama pada tahap air yang lebih dalam. Bagaimanapun, akan lebih selamat umpan Jika tali dimasukkan menerusi Pancing udara terutama pada tahap yang lebih dalam.

3. 3. Kemudian lipat umpan dan sekali lagi masukkan mata kail menerusinya untuk memastikan keberkesanan mata kail. Kemudian lipat umpan dan sekali lagi masukkan Kail mata menerusinya mata untuk memastikan keberkesanan Kail.

4. 4. Bahagian lebihan umpan mampu menjadi daya penarik apabila ia bergerak dibawa arus. Bahagian umpan lebihan mampu menjadi daya penarik bergerak apabila ia dibawa arus.

5. 5. Sekali lagi masukkan mata kail menerusi bahagian terakhir untuk memastikan mata kail terkeluar dari umpan. Sekali lagi masukkan Kail menerusi Bahagian mata untuk memastikan mata terakhir Kail terkeluar dari umpan.

6. 6. Ambil sepotong lagi umpan dan lipat kemudian masukkan menerusi mata kail. Ambil sepotong umpan lagi dan lipat Kemudian masukkan Kail menerusi mata.

7. 7. Tolak bahagian umpan yang terlipat untuk memastikan mata terkeluar dan mengenakan mangsa dengan baik. Bahagian tolak umpan yang terlipat untuk memastikan mata terkeluar dan mengenakan mangsa dengan baik.





Teknik Memancing

Teknik memancing di semua perairan

Casting (teknik mengilat) adalah satu kaedah memancing dengan membuat lontaran umpan atau gewang ke sasaran kemudian mengarau kembali tanpa perlu menunggu umpan jatuh ke dasar atau diragut ikan.
Umpan yang digunakan untuk mengilat adalah seperti ikan, udang dan jenis serangga/haiwan. Umpan tiruan adalah replika gewang dan sesudu (spoon).
Ikan biasanya menerkam umpan atau gewang yang dilontar ketika proses mengarau. Teknik ini sesuai untuk aktiviti siang hari atau di kawasan terang. Jika mengilat sebelah malam, gunakan replika lut sinar.

Popping – Teknik ini lebih mirip seperti casting. Bezanya ialah penggunaan replika umpan tiruan yang berbeza. Teknik ini menggunakan 'popper' yang pelbagai bentuk dan jenis. Popper akan menghasilkan bunyi 'poop' ketika proses mengarau selepas lontaran.
Karauan untuk aktiviti popping lebih pantas berbanding casting supaya popper yang dikarau akan melanggar ombak/ permukaan air lalu mengeluarkan bunyi. Bunyi yang dihasilkan ini pula akan menarik perhatian ikan yang berkeliaran di kawasan berhampiran. Teknik ini boleh dilakukan siang atau malam.
Teknik ini banyak meniru pergerakan ikan terbang di permukaan air.

Jigging – Teknik ini mengilat secara mengujun (henjut) menggunakan umpan tiruan yang di panggil 'jig'. Jig biasanya diperbuat daripada kepingan timah/objek berat kemudian dibentuk seperti ikan dan dicat dengan warna garang dan terang yang luminous atau lutsinar.
Teknik ini memerlukan ketekunan dan stamina tinggi kerana pemancing perlu beraksi sepanjang masa bagi mengunjun jig supaya ia menjadi efektif. Jig akan dihulurkan ke dasar kemudian dikarau kembali dengan kepantasan yang tinggi sambil mengujun joran berselang seli ketika proses karauan laju. Teknik yang menjadi kegilaan masa kini boleh dilakukan sama ada siang dan malam.

Bottom fishing – (pancing dasar) berkait rapat dengan teknik memancing menggunakan umpan dengan kaedah tradisional. Umpan perlu dilabuhkan ke dasar dengan sasaran tertumpu kepada spesies ikan dasar. Boleh dipraktikkan di kolam, sungai, tasik dan laut mengikut keadaan semasa. Sesuai dilakukan siang dan malam.

Drifting – (menghanyut) umpan terutama umpan hidup. Ia perlu dilepaskan ke sasaran tanpa menggunakan ladung. Pelampung dan belon sering digunakan. Ia sesuai di perairan yang berarus sederhana dan berangin. Boleh dilakukan siang dan malam.

Trolling – (menunda) umpan ikan, sotong mahupun gewang. Tundaan ini pada kelajuan perlahan antara 5 hingga 10 batu nautika sejam bergantung kepada jenis gewang yang digunakan. Perlu diketahui, ada gewang yang tidak boleh beraksi pada kelajuan tinggi dan sebaliknya. Lebih popular dilakukan siang hari.


 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 IPK17BANKABILITON |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

Authorized Property of IPK17BANKABILITON.BLOGSPOT.COM